Besaran Zakat Fitrah di Konversi dengan Uang Seharga 2,5kg Beras di Bekasi

Date

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
UCare Indonesia menetapkan besaran  besaran zakat fitrah tahun 1442 H/ 2021 M di kota/kabupaten Bekasi seharga 2,5 kg Beras

Mendekati bulan Ramadhan, UCare Indonesia sebagai amil zakat di Kota Bekasi menetapkan besaran zakat fitrah tahun 1443 H/20201 di Kota/ Kabupaten Bekasi seharga 2,5 kg beras.

Ketua UCare Indonesia Muhammad Anwar mengatakan bahwa di masa pandemi ini untuk menyemaratakan dalam bayar zakat di Bekasi ditetapkan senilai 2,5 kg beras atau senilai Rp. 40.000.

Penetapan tersebut, kata dia, setelah melakukan survei standar harga pasar yang berlaku di Kota Bekasi.

“Besaran tersebut adalah harga yang ditetapkan mengikuti standar harga yang berlaku dan disesuaikan dengan harga beras yang dikonsumsi setiap hari,” katanya.

Di tengah pandemi Covid-19 ini, kata Anwar, diperbolehkan sejak jauh hari sebelum idul fitri di bulan ramadan.  Sebagaimana yang diatur oleh Majelis Ulama Indonesia tentang pelaksanaan ibadah di tengah pandemi.

“Oleh karena itu, kami sudah mengumumkan sejak jauh-jauh hari. Agar masyarakat bisa bayar zakat Bekasi ini maksimal,” ujarnya menjelaskan.

Sudah setahun pandemi belum berakhir, kata dia, artinya fatwa MUI tahun 2020 masih berlaku. Di dalam fatwa itu disebut bahwa bayar zakat boleh disegerakan untuk dibayarkan sejak awal ramadhan, boleh juga dibagikan di bulan ramadhan nanti, walaupun belum mendekati hari raya.

“Kan, biasanya dibagikan hingga pagi hari sebelum salat idulfitri,” katanya.

Salah satu alasannya menyegerakan bayar zakat dan penyaluran adalah karena sampai saat ini banyak warga yang terdampak ekonominya.  Di Kota Bekasi saja tercatat 1.543 pekerja menjadi korban PHK selama pandemi Covid-19. Dan pada Februari 2021 Kota Bekasi mengalami inflasi sebesar 0,23 persen.

Sehingga diharapkan, zakat bisa membantu perekonomian warga yang terdampak.

“Begitu juga zakat mal selain zakat fitrah itu boleh dikeluarkan kalau sudah mencapai nisab walaupun belum mencapai satu tahun hitungannya,” jelasnya

More
articles