Lebih Praktis! Inilah Cara Bayar Fidyah Lebih Mudah
Cara Bayar Fidyah

Date

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Daftar Isi

“Bagaimana cara bayar fidyah agar lebih mudah? Bisakah dititipkan melalui lembaga yang terpercaya?”
Sahabat, inti pembayaran fidyah adalah mengganti satu hari puasa yang ditinggalkan dengan memberi makan satu orang miskin. Namun, model pembayarannya dapat diterapkan dengan dua cara:

2 Bentuk Cara Bayar Fidyah

Cara Bayar Fidyah

Pertama, memasak atau membuat makanan

Memasak atau membuat makanan, kemudian mengundang orang miskin sejumlah hari-hari yang ditinggalkan selama bulan Ramadan. Sebagaimana hal ini dilakukan oleh Anas bin Malik ketika beliau sudah menginjak usia senja (dan tidak sanggup berpuasa). Lihat Irwa’ Al-Ghalil, 4:21-22 dengan sanad yang sahih.

Kedua, memberikan makanan yang belum diolah

Memberikan kepada orang miskin berupa makanan yang belum dimasak. Alangkah lebih sempurna lagi jika juga diberikan sesuatu untuk dijadikan lauk. Lihat penjelasan Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin dalam Asy-Syarh Al-Mumthi’, 2:22. Pemberian ini dapat dilakukan sekaligus, misalnya membayar fidyah untuk 20 hari disalurkan kepada 20 orang miskin. Atau dapat pula diberikan hanya kepada 1 orang miskin saja sebanyak 20 hari. Lihat penjelasan dalam Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah li Al-Buhuts Al-‘Ilmiyyah wa Al-Ifta’, no. 1447, 10:198. Al-Mawardi mengatakan, “Boleh saja mengeluarkan fidyah pada satu orang miskin sekaligus. Hal ini tidak ada perselisihan di antara para ulama.” (Al-Inshaf, 5:383).

Kapan Waktu Bayar Fidyah?

Cara Bayar Fidyah

Seseorang dapat membayar fidyah, pada hari itu juga ketika dia tidak melaksanakan puasa. Atau diakhirkan sampai hari terakhir bulan Ramadan, sebagaimana dilakukan oleh sahabat Anas bin Malik ketika beliau telah tua. Lihat Irwa’ Al-Ghalil, 4:21-22 dengan sanad yang sahih.

Baca juga: Pengertian Fidyah, Serta Dalil dan Kadarnya
Yang tidak boleh dilaksanakan adalah pembayaran fidyah yang dilakukan sebelum Ramadan. Misalnya, ada orang yang sakit yang tidak dapat diharapkan lagi kesembuhannya, kemudian ketika bulan Sya’ban telah datang, dia sudah lebih dahulu membayar fidyah. Maka yang seperti ini tidak diperbolehkan. Ia harus menunggu sampai bulan Ramadan benar-benar telah masuk, barulah ia boleh membayarkan fidyah ketika hari itu juga atau bisa ditumpuk di akhir Ramadan. Lihat Asy-Syarh Al-Mumthi’, 2:22.

Praktisnya Cara Bayar Fidyah

  1. Beras setengah sha’ = 1,25 kg/ hari. (Fatwa Syaikh Shalih Al-Fauzan, Syaikh Ibnu Baz, dan Lajnah Ad-Daimah Saudi Arabia).
  2. Satu bungkus makanan berisi lauk pauk untuk satu hari tidak puasa. (Lihat Asy-Syarh Al-Mumthi’ karya Syaikh Ibnu Utsaimin, 2:30-31).
    Membayar fidyah bisa dibayar ketika hari itu juga pada sorenya atau bisa pula dikumpulkan di akhir Ramadan untuk dibayar sekaligus.

Cara Bayar Fidyah Melalui UCare Indonesia

UCare Indonesia selaku Lembaga Amil Zakat dapat membantu sahabat yang ingin membayar fidyah dengan cara mengelola dana fidyah untuk disalurkan kepada mustahik masyarakat miskin dalam bentuk paket makanan yang sudah siap santap. InsyaAllah amanah fidyah dari sahabat akan disampaikan kepada golongan yang berhak menerimanya. Sehingga fidyah kini dapat jauh lebih mudah, praktis dan InsyaAllah sampai dengan tepat sesuai dengan apa yang ditentukan oleh syariat.


Sesuai SK BAZNAS, nilai fidyah untuk wilayah Ibukota DKI Jakarta Raya dan Sekitarnya: Rp60.000,-/hari/jiwa (Berdasarkan SK Ketua BAZNAS NO.07 Tahun 2023).


Bismillah, bayar fidyah lebih mudah bersama UCare Indonesia di sini.
Atau bisa juga ditunaikan melalui layanan transfer antar bank ke rekening berikut
Rekening Infak:
BSI 685 664 7010
BCA 066 327 1960
Bank Mandiri 167 000 2432 085
Semua Rekening A.n Yayasan Ukhuwah Care Indonesia

Hotline. +62 8222 3339 773

Referensi: Tuasikal, Muhammad Abduh. 2020. Untaian Faedah dari Ayat Puasa. Daerah Istimewa Yogyakarta: Rumaysho.

More
articles