Kisah Isra Miraj Rasulullah SAW: Perjalanan Spiritual Penuh Hikmah!
Kisah Isra Miraj Rasulullah SAW

Date

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Daftar Isi

Kisah Isra Miraj Rasulullah SAW merupakan kejadian spektakuler sepanjang perjalanan dunia ini. Beliau diperjalankan dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsha di Palestina. Lalu naik ke langit pertama sampai ke tujuh dan menuju Sidratil Muntaha dan berdialog dengan Allah. Setelah selesai kembali lagi ke permukaan bumi.


Spektakuler karena jarak yang sangat jauh tapi perjalanannya ditempuh dengan waktu yang sangat ringkas. Sedangkan perjalanan paling cepat kala itu adalah dengan kuda. Kejadian isra mikraj ini bukan berangkat satu malam, sebagian malam saja. Karena kejadian ini tidak masuk akal bagi orang-orang yang tidak percaya pada zaman itu. Kejadian itu tidak mungkin bisa terjadi, kecuali kalau bukan karena atas izin Allah SWT.

Surat Al-Isra: Mengabadikan Kisah Isra Miraj Rasulullah SAW

Konsep Perniagaan Terbaik Menurut Al Quran
Kisah Isra Miraj Rasulullah SAW

“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Isra: 1)


Bukan Nabi yang berjalan, tapi diperjalankan oleh Allah SWT atas izinNya. Kala itu adalah Amul Huzni atau tahun duka cita karena dua orang yang paling dicintai oleh Nabi Muhammad SAW meninggal di tahun yang sama yaitu pamannya Abu Thalib dan istri yang dicintainya yaitu Khadijah, maka Nabi menyebutnya sebagai tahun duka cita. Pada saat Nabi berduka, maka datanglah perintah dari Allah melalui malaikat Jibril untuk mengundang Rasulullah SAW.

Hikmah Kisah Isra Miraj Rasulullah SAW: Bukti Kebesaran Allah SWT

Kisah Isra Miraj Rasulullah SAW

Kenapa dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha? Allah menjawabnya pada ayat berikutnya untuk memperlihat sebagian dari tanda-tanda kebesaran Allah.
“Dan Kami berikan kepada Musa kitab (Taurat) dan Kami jadikan kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israil (dengan firman): “Janganlah kamu mengambil penolong selain Aku,”

Beberapa Peristiwa Khusus dalam Kisah Isra Miraj Rasulullah SAW

Kisah Isra Miraj Rasulullah SAW

1. Nabi Muhammad SAW melihat ada orang yang menanam satu biji ketika ditanam langsung tumbuh kembali, berbuah dan ketika dipetik muncul lagi buah baru. Itulah golongan yang ketika di dunia rajin sedekah kata malaikat Jibril. Apa yang disedekahkan langsung tumbuh dan panen. Lahan itu berupa bantu anak yatim, orang miskin, orang fakir, dsb. Kalau manusia yang mampu maka ia akan menanam kebaikan itu dan akan dipanen di akhirat kelak.

2. Lalu Nabi juga melihat ada kuku manusia yang terbuat dari tembaga api neraka, ia cakar mukanya, hancurkan mukanya dan ia makan bangkai. Dia lah orang yang suka mengumpat, tapi mereka melakukannya.

3. Lalu ada orang yang memikul beban tapi ia tidak mampu, tapi ia terus tambah bebannya. Kata Jibril itulah orang yang diberikan amanah tapi ia tidak mampu memikulnya. Amanah yang diberikan tak mampu ia pikul.

Perintah Shalat 5 Waktu dari Kisah Isra Miraj Rasulullah SAW

Kisah Isra Miraj Rasulullah SAW

Lalu naiklah nabi menuju sidratil Muntaha dan menuju mustawa, malaikat Jibril berkata bahwa ia tidak masuk ke dalam wilayah tersebut karena itu wilayah khusus. Begitu nabi masuk, terdengar salam dari Allah, “Assalamualaika layyuhan nabiyyu wa rahmatullahi wabarakatuh. Assalamualaina wa ala ibadilaahis solihin.” Maka hakikatnya ketika shalat, itu adalah dialog hamba dengan Allah SWT.

Baca juga: 2 Rahasia Agar Khusyu dalam Shalat

Di sanalah terjadi dialog antara Allah SWT dengan kekasihnya yaitu Rasulullah SAW. Nabi Muhammad mendapatkan perintah untuk shalat 50 kali sehari semalam. Namun atas saran Nabi Musa as yang mengingat bahwa umatnya saja tidak sanggup, akhirnya Rasulullah kembali meminta keringanan shalat untuk umatnya. Berkali-kali sedikit demi sedikit beliau pintakan dan Allah SWT berikan keringanan hingga akhirnya dari 50 menjadi 5 waktu sehari semalam.


Kisah Isra Miraj begitu populer, tapi tidak akan berguna kalau kita tidak shalat. Karena itu mari jadikan shalat sebagai pengingat betapa besarnya kuasa Allah SWT melalui kisah Isra Miraj Rasulullah SAW.

More
articles