
LAZ UCare Indonesia melaksanakan penyaluran bantuan ke Nagari Pancung Taba, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Sumatera Barat, pada Minggu (14/12/2025). Wilayah ini termasuk daerah pelosok yang membutuhkan waktu sekitar 3 jam perjalanan dari Kota Padang.
Penyaluran Bantuan Penuh Tantangan

Penyaluran bantuan ke Nagari Pancung Taba, kali ini penuh tantangan bagi tim relawan UCare Indonesia. Selain jauh dari kota, akses menuju lokasi juga masih terputus karena banyak jembatan rusak pasca banjir dan tanah longsor pada 25 November lalu. Meski demikian, harapan masyarakat dalam berjuang untuk memulihkan hidup mereka tak pernah putus.
Baca Juga: Penyaluran Bantuan ke Aceh Tamiang: Bangkitkan Harap di Tengah Gelap
Bantuan Kebutuhan Dasar untuk Warga Terdampak

Penyaluran bantuan ke Nagari Pancung Taba meliputi 40 paket sembako untuk 40 keluarga terdampak, serta 50 paket snack untuk anak-anak terdampak banjir. Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan dasar di tengah keterbatasan pascabencana.
Selain pangan, kebutuhan ibadah juga diperhatikan. Sebanyak 20 paket alat ibadah disalurkan untuk 20 keluarga terdampak.
Banjir juga meninggalkan kerusakan serius pada hunian warga. Sebanyak 5 rumah tidak lagi layak huni, dan 2 rumah hilang terbawa banjir—termasuk rumah milik relawan UCare Indonesia, Ade Setiawan.
Baca Juga: UCare Indonesia Salurkan Bantuan ke Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumbar
Update Korban Bencana Sumatera: 1.030 Jiwa Meninggal Dunia

Penyaluran bantuan ke Nagari Pancung Taba memang telah sampai secara bertahap. Meski begitu, kondisi saudara-saudara kita di Sumatera belum pulih sepenuhnya. Jumlah korban pun kian bertambah
BNPB mencatat per Selasa (16/12/2025) pagi, jumlah korban meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor di Sumbar, Sumut, dan Aceh mencapai 1.030 jiwa, sementara 206 orang masih dinyatakan hilang. Dalam situs Pusdatin BNPB juga disampaikan data rumah rusak sebanyak 186.488. Kemudian, sebanyak 52 kabupaten terkena dampak.
Baca Juga: 1 Rajab 1447 H Kapan? Ini Keutamaan, Doa, dan Amalan yang Dianjurkan
Langkah Awal untuk Bangkit Kembali

Meski berada jauh dari pusat kota dan sulit dijangkau, warga Nagari Pancung Taba tidak sendiri. Setiap penyaluran bantuan ke Nagari Pancung Taba yang sampai adalah bentuk kepedulian dan langkah awal untuk membantu mereka bangkit kembali. Terima kasih atas dukungan dan doa yang terus mengalir. Kebaikan ini terus berjalan hingga ke pelosok.


