Tata Cara Mandi Junub, Penting untuk Diketahui!
Tata Cara Mandi Junub

Date

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Daftar Isi

Tahukah sahabat tentang tata cara mandi junub yang benar dan sesuai syariat?

Di antara tuntunan fikih yang sangat penting oleh setiap muslim dan muslimah adalah mandi janabah/mandi junub yang dilakukan. Tuntunan mandi junub telah diajarkan oleh Rasulullah dan para ulama, di antaranya yang tertuang dalam kitab ‘Shahih Muslim’. 

Pengertian Istilah Mandi Junub (Mandi Besar)

Janabah atau Junub adalah salah satu contoh dari berbagai bentuk hadats besar, seperti hadast besar karena keluar mani atau hubungan suami istri yang sah. Adapun hadats besar hanya bisa dibersihkan atau disucikan dengan mandi junub atau mandi wajib, berlaku baik untuk kaum laki-laki maupun perempuan. Di samping hadats besar ada juga hadats kecil yaitu hadats yang hanya dapat dibersihkan dengan cara berwudhu.

Baca juga: Ketahui Makna dan Pentingnya Thaharah dalam Islam

Dalil Tentang Mandi Junub

Dalil tentang mandi Junub sebagaimana dituangkan dalam Al-Quran, artinya: “…dan jika kamu junub maka mandilah…” (QS. Al-Maidah: 6)

Adapun tata cara mandi besar sebagaimana yang dicontohkan baginda Nabi Muhammad ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam sebagaimana yang tertuang dalam hadist,

عن عائشة رضي الله عنها قالت: (كان النبي صلى الله عليه وسلم إذا اغْتَسَلَ من الجَنَابَة غَسَل يديه، ثُمَّ تَوَضَّأ وُضُوءَه للصَّلاة، ثمَّ اغْتَسَل، ثُمَّ يُخَلِّلُ بِيَدَيه شعره، حتى إِذَا ظَنَّ أنَّه قد أَرْوَى بَشَرَتَهُ، أَفَاض عليه الماء ثَلاثَ مرَّات، ثمَّ غَسَل سائر جسده. وكانت تقول: كُنت أغتسِل أنا ورسول الله صلى الله عليه وسلم من إِنَاء واحِد، نَغْتَرِف مِنه جَمِيعًا)

Dari Aisyah -raḍiyallāhu ‘anhā-, ia berkata, “Nabi – ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam- apabila mandi janabat, beliau mencuci kedua tangannya lalu berwudu seperti wudu untuk salat lalu mandi. Selanjutnya beliau menyela-nyela rambutnya dengan tangannya sampai beliau yakin bahwa dia telah membasahi kulit kepalanya lalu beliau mengguyurkan air tiga kali ke atasnya. Setelah itu beliau membasuh seluruh tubuhnya.” Aisyah berkata, “Aku mandi bersama Rasulullah -ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam- dari satu bejana. Kami menciduk air bersama-sama dari bejana itu.”   (Hadis sahih – Muttafaq ‘alaih)

Tata Cara Mandi Junub (Mandi Wajib)

Ustadz Adi Hidayat dalam kesempatannya mengajarkan bagaimana tata cara mandi wajib yang benar sesuai dengan syariat islam, yaitu:

  1. Niat untuk mandi junub
  2. Mencuci tangan terlebih dahulu
  3. Basahi tangan dan ucap bismillah (dalam hati)
  4. Siapkan sabun karena nanti saat membasuh kemaluan (tangan dibasuh dahulu dengan sabun)
  5. Setelah tangan dibasuh, kemudian ambil sabun dan bersihkan bagian kemaluan.
  6. Bersiap untuk wudhu seperti wudhu untuk shalat (mulai dari menyela-nyela tangan, berkumur-kumur seperti biasa, memasukkan air ke dalam hidung dan mengeluarkannya, membasuh wajah dan bagian jempol menyentuh ke belakang telinga, basuh tangan sampai siku, usap bagian kepala dan boleh langsung bersihkan telinga atau selesaikan dulu bagian kepala baru basuh telinga, dan terakhir membasuh kaki kanan dan kiri.)
  7. Lalu ambil air, dengan air itu menyela-nyela di bagian rambut (kepala) sehingga meresapkan air ke kepala secara merata
  8. Bila sudah terasa merata, lalu siram air ke kepala 3x basuhan
  9. Kemudian basuh secara sempurna, dimulai dari basuh badan bagian kanan lalu ke kiri
  10. Gunakan sabun seperti biasa dan mandi seperti biasa.
  11. Lalu terakhir membasuh kedua kaki / tidak perlu membasuh kaki bila sudah membasuhnya saat wudhu.

Sahabat, itulah tadi tata cara mandi junub yang benar sesuai dengan syariat dan juga yang telah dimuat dalam Kitab hadist. Mandi junub adalah salah satu cara untuk membersihkan dan menyucikan diri dari hadast besar. Dengan menunaikannya maka hilang dan bersihlah hadast besar tersebut, sehingga kita bisa mendekatkan diri kepada Allah dalam keadaan suci. Dengannya, mudah-mudahan dapat beribadah dengan hati yang bersih dan khusyu’.

Wallahu’alam.

More
articles